The rapid growth of digital technology requires culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt modern marketing strategies to maintain business competitiveness. This study aims to analyze the effect of social media utilization on the marketing strategy of culinary MSMEs at Lapangan Taruna Remaja, Wolter Monginsidi Street, Gorontalo City. A quantitative associative approach was employed using a population of 60 culinary MSMEs. The main research sample consisted of 45 respondents selected via saturated sampling after deducting 15 respondents for instrument testing. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression via SPSS software. The results showed that social media utilization had a positive and significant effect on marketing strategy (t=6.287; p=0.000). The regression equation was Y=23.738+0.620X with a coefficient of determination (R^2) of 0.479. These findings indicate that social media utilization contributes 47.9% to optimizing MSME marketing strategies. ABSTRAK Pesatnya perkembangan teknologi digital menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner untuk mengadaptasi strategi pemasaran yang lebih modern guna mempertahankan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap strategi pemasaran UMKM kuliner di Lapangan Taruna Remaja Jalan Wolter Monginsidi Kota Gorontalo. Pendekatan kuantitatif asosiatif digunakan dengan populasi 60 pelaku UMKM kuliner. Sampel penelitian utama berjumlah 45 responden yang diambil melalui teknik sampling jenuh setelah dikurangi 15 responden uji coba instrumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pemasaran (t=6,287; p=0,000). Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y=23,738+0,620X dengan koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,479. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media sosial memberikan kontribusi sebesar 47,9% dalam mengoptimalkan strategi pemasaran UMKM kuliner, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model.
Copyrights © 2026