Rendahnya pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi tantangan yang perlu diatasi secara inovatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media Baamboozle terhadap pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V serta membandingkan efektivitasnya dengan media Wayground. Pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain pretest-posttest non-equivalent control group digunakan dalam penelitian ini. Sampel adalah siswa kelas V SDN Pasarkemis 1 Kabupaten Tangerang yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan berpikir kritis, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Independent Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa Baamboozle berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kedua kemampuan tersebut dan lebih efektif dibandingkan Wayground. Media berbasis gamifikasi yang menekankan kolaborasi aktif antarsiswa terbukti menciptakan pembelajaran bermakna, sehingga Baamboozle direkomendasikan sebagai alternatif media efektif dalam pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026