Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mindfulness dan self-efficacy terhadap kesehatan mental dalam konteks praktik meditasi pada remaja di Vihara Buddhayana Dharmawira Centre Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel berjumlah 50 responden yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness dan self-efficacy secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental (F = 170,168; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,879, yang berarti kedua variabel menjelaskan 87,9% variasi kesehatan mental. Secara parsial, mindfulness (β = 0,434; p < 0,001) dan self-efficacy (β = 0,545; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesehatan mental. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pengembangan mindfulness dan self-efficacy dalam praktik meditasi berpotensi menjadi strategi efektif dalam program pembinaan remaja untuk meningkatkan kesehatan mental, sekaligus memperkuat pendekatan integratif antara psikologi modern dan nilai-nilai Buddhis.
Copyrights © 2026