Pesantren Tremas yang menciptakan kontak bahasa, sehingga berpotensi menimbulkan interferensi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa pada tuturan siswa MTs Pondok Pesantren Tremas Kabupaten Pacitan dan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan siswa MTs Pondok Pesantren Tremas yang mengandung interferensi bahasa. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat yang didukung oleh observasi. Teknik analisis data menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu berdaya pilah translasional dan teknik lanjutan hubung banding menyamakan. Hasil analisis data menunjukkan adanya interferensi bahasa pada tataran fonologi dan morfologi. Interferensi fonologi berupa penghilangan fonem, penambahan fonem, perubahan fonem, dan variasi pelafalan yang dipengaruhi dialek daerah, sedangkan interferensi morfologi berupa penggunaan afiks dan pembentukan kata yang dipengaruhi bahasa lain. Faktor yang memengaruhi interferensi meliputi kedwibahasaan peserta tutur, terbawanya kebiasaan dalam bahasa ibu, lingkungan sosial, dan rendahnya penguasaan terhadap bahasa yang digunakan.
Copyrights © 2026