Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh softskill dan hardskill terhadap kesiapan kerja mahasiswa serta menguji peran pengalaman magang sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa tingkat akhir dari beberapa universitas di Kabupaten Lamongan yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa softskill dan hardskill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, adaptasi, serta penguasaan keterampilan teknis dan profesional terbukti meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Selain itu, pengalaman magang berperan dalam memperkuat pengaruh hardskill terhadap kesiapan kerja. Namun, peran pengalaman magang dalam memoderasi hubungan antara softskill dan kesiapan kerja menunjukkan hasil yang bervariasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa kesiapan kerja mahasiswa dipengaruhi oleh kombinasi kompetensi teknis, kompetensi nonteknis, dan pengalaman praktis yang diperoleh melalui magang. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri serta meningkatkan kualitas program magang guna menghasilkan lulusan yang lebih kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Copyrights © 2026