Transformasi digital desa merupakan agenda strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, dan mengoptimalkan potensi lokal melalui teknologi digital. Namun, implementasinya masih didominasi digitalisasi administrasi, sementara integrasi informasi potensi sosial, pariwisata, UMKM, budaya, agroindustri, dan informasi publik masih terbatas. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan Dashboard Digital "Jendela Potensi Ngabab" sebagai instrumen tata kelola transformasi digital di Desa Ngabab, Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan melalui Program FISIP Bakti Desa (FBD) 2026 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya selama 30 hari menggunakan pendekatan Participatory Community Development, meliputi identifikasi kebutuhan, pemetaan potensi, perancangan dashboard, pengembangan konten, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa dashboard berhasil mengintegrasikan berbagai informasi potensi desa dalam satu platform digital yang mendukung tata kelola informasi, promosi potensi lokal, dan pemberdayaan masyarakat. Selain sebagai media informasi, dashboard memperkuat kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Kebaruan artikel ini terletak pada pemanfaatan dashboard sebagai instrumen tata kelola transformasi digital berbasis potensi lokal yang berpotensi direplikasi untuk mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
Copyrights © 2026