Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) ini mengkaji fenomena Fear of Missing Out (FOMO) sebagai pemicu overthinking kondisi pikiran berulang dan kekhawatiran berlebihan pada Generasi Z. Melalui seleksi ketat terhadap artikel di Google Scholar (rentang publikasi tahun 2021–2025), diperoleh 10 artikel relevan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil sintesis data menunjukkan bahwa FOMO berkorelasi kuat dengan peningkatan kecemasan, rendahnya kesejahteraan subjektif, menurunnya kepuasan hidup, serta tingginya konformitas sosial. Karakteristik individu ber-FOMO tinggi yang gemar melakukan perbandingan sosial dan mencemaskan hal-hal yang belum terjadi inilah yang mendorong munculnya overthinking. Oleh karena itu, intervensi berupa peningkatan penerimaan diri, kesejahteraan psikologis, dan pengelolaan emosi sangat dibutuhkan untuk menekan dampak negatif FOMO terhadap kesehatan mental Generasi Z.
Copyrights © 2026