Penelitian ini menganalisis hasil perbandingan antara kondisi feedback dan non-feedback pada fitur donasi Robux untuk menilai perbedaan keramaian map, total donasi, dan frekuensi donasi di map Roblox. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain A/B testing. Dua varian map dijalankan secara simultan selama 15 hari, yaitu varian dengan feedback berupa animasi visual dan pop-up message serta varian tanpa feedback publik. Data dikumpulkan melalui event log atau telemetri yang mencatat jumlah pemain aktif dan transaksi donasi, kemudian direkap dalam unit harian agar dapat dibandingkan secara berpasangan. Analisis dilakukan menggunakan statistika deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi feedback memiliki rata-rata keramaian map lebih tinggi dibandingkan non-feedback, yaitu 30,47 berbanding 18,00 pemain aktif per hari, dan perbedaannya signifikan pada α = 0,05. Frekuensi donasi juga lebih tinggi pada kondisi feedback, yaitu 12,07 berbanding 4,93 transaksi per hari, dan perbedaannya signifikan. Pada total donasi, kondisi feedback memiliki rata-rata lebih tinggi, yaitu 4.870 berbanding 646,67 Robux per hari, tetapi perbedaannya belum signifikan secara statistik pada α = 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa feedback berupa animasi visual dan pop-up message menghasilkan perbedaan signifikan pada keramaian map dan frekuensi donasi, sedangkan pada total donasi harian perbedaannya belum signifikan secara statistik.
Copyrights © 2026