Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS)
Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2026)

Implementasi Kebijakan Pemenuhan Kebutuhan Pangan Berkelanjutan melalui Peningkatan Produktifitas Tanaman Pangan di Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah

Susanti (Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, Indonesia)
Budiharjo (Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, Indonesia)
Dedeh Maryani (Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, Indonesia)
Pandji Sukmana (Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya produktivitas tanaman pangan, serta merumuskan strategi implementasi kebijakan yang efektif di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dalam paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan aparatur pelaksana kebijakan dan petani, observasi lapangan, serta telaah dokumen kebijakan dan perencanaan pembangunan pertanian daerah. Analisis data dilakukan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, yang dikaitkan dengan faktor produksi pertanian 5M (man, money, method, machine, dan market). Selanjutnya, hasil analisis tersebut disintesis melalui analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) untuk merumuskan strategi implementasi kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan di Kabupaten Barito Selatan secara normatif telah didukung oleh regulasi dan struktur kelembagaan yang memadai, namun belum efektif dalam meningkatkan produktivitas tanaman pangan. Keterbatasan komunikasi kebijakan yang masih bersifat top-down, ketimpangan dan keterbatasan sumber daya, lemahnya metode pendampingan dan penyuluhan, rendahnya motivasi petani, serta fragmentasi koordinasi birokrasi menjadi faktor kelemahan utama. Di sisi lain, ketersediaan lahan potensial, dukungan kebijakan nasional, serta peluang pengembangan mekanisasi dan pasar pertanian merupakan faktor kekuatan dan peluang yang belum dimanfaatkan secara optimal. Rendahnya produktivitas tanaman pangan merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor internal dan eksternal kebijakan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JMPIS

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Education Social Sciences

Description

Focus and Scope FOCUS Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memiliki tujuan ...