UMKM karangan bunga merupakan salah satu sektor usaha kreatif yang berkembang di Kota Solok dan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk dekorasi pada berbagai acara. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala berupa proses produksi yang belum terstandarisasi serta tata letak fasilitas kerja yang kurang efisien. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya waktu produksi, perpindahan material yang tidak perlu, kelelahan pekerja, serta rendahnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan seleksi proses dan perancangan tata letak fasilitas dalam meningkatkan produktivitas UMKM karangan bunga di Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara kepada pemilik usaha, serta dokumentasi proses produksi. Analisis dilakukan terhadap alur proses produksi, pola perpindahan material, dan efektivitas penggunaan ruang kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan seleksi proses yang sesuai dengan karakteristik produk serta perancangan ulang tata letak fasilitas berdasarkan urutan proses produksi mampu mengurangi waktu perpindahan material, meningkatkan efisiensi kerja, memperlancar aliran proses produksi, serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM untuk menerapkan tata letak berbasis aliran proses (product layout sederhana) sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha.
Copyrights © 2026