Kondisi kekurangan hemoglobin selama kehamilan masih menjadi persoalan penting karena dapat memperbesar angka kesakitan serta risiko kematian pada ibu dan janin. Keteraturan penggunaan suplemen zat besi dapat dipengaruhi oleh pola keseharian ibu, salah satunya rutinitas mengonsumsi kopi yang berpotensi menurunkan absorpsi besi, di samping belum optimalnya peran keluarga. Case report ini disusun untuk memaparkan tata laksana kebidanan dengan melibatkan suami secara aktif guna membangun konsistensi penggunaan tablet Fe pada ibu hamil anemia yang terbiasa minum kopi. Dokumentasi SOAP diterapkan pada Ny. āSā, G1P00000 dengan umur gestasi 19ā20 minggu dan Hb 9,4 g/dL yang tergolong anemia ringan. Pendampingan berlangsung selama tujuh hari dengan mengarahkan ibu memberi interval sekurang-kurangnya 1ā2 jam antara kopi dan tablet Fe, memperbanyak pangan sumber besi serta vitamin C, dan menempatkan suami sebagai mitra harian untuk mengawasi pelaksanaan terapi. Selama periode pemantauan, frekuensi minum kopi berangsur menurun, waktu antara kopi dan Fe dapat diatur dengan tepat, penggunaan tablet Fe menjadi lebih konsisten, dan keluhan berupa lemah, pusing, cepat lelah, serta palpitasi berangsur mereda hingga tidak lagi dirasakan pada akhir pengamatan. Temuan kasus memperlihatkan bahwa keterlibatan aktif pasangan yang disertai pembenahan kebiasaan mengonsumsi kopi dapat memperkuat keteraturan terapi Fe sekaligus menunjang pemulihan kondisi klinis ibu dengan anemia.
Copyrights © 2026