Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluating Acceleration of Stunting Prevention in Indonesia (2018-2024): A Roadmap-Based Program Analysis Alfi Rusdianti; Suparji Suparji; Heru Santoso Wahito Nugroho; Budi Joko Santosa; Sunarto Sunarto
Health Dynamics Vol 2, No 5 (2025): May 2025
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hd20504

Abstract

Indonesia’s 2018-2024 National Roadmap for Stunting Prevention aims to reduce stunting prevalence to 14% by 2024 through multisectoral interventions. This commentary evaluates the program’s acceleration, identifying systemic gaps in implementation despite robust policy frameworks. Using qualitative analysis of government reports, field studies, and secondary data, we assess progress against key roadmap indicators, including nutrition-specific interventions, community empowerment, and interagency coordination. Findings reveal persistent challenges: fragmented coordination between national and local agencies, uneven funding distribution favoring urban centers, and inadequate real-time monitoring systems. Case studies from regions like Lombok (successful integrated nutrition campaigns) and Papua (persistent access barriers to clean water and healthcare) illustrate disparities in program effectiveness. Additionally, socio-cultural factors, such as low parental awareness of nutrition, further hinder progress. We argue that accelerating stunting reduction requires strengthening decentralized governance, prioritizing budget equity for rural areas, and leveraging digital tools for data integration. Community-driven education initiatives, supported by local leaders, are critical to shifting health behaviors. Without addressing these structural and operational bottlenecks, Indonesia risks missing its 2024 target, undermining broader Sustainable Development Goals (SDGs) linked to child health and equity. This analysis urges policymakers to adopt adaptive, evidence-based strategies to transform roadmap commitments into actionable outcomes.
Laporan Kasus Pemberdayaan Suami terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah Ibu Hamil Anemia dengan Kebiasaan Minum Kopi Syilfa Uswatun Khasanah; Sulikah Sulikah; Sunarto Sunarto
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2372

Abstract

Kondisi kekurangan hemoglobin selama kehamilan masih menjadi persoalan penting karena dapat memperbesar angka kesakitan serta risiko kematian pada ibu dan janin. Keteraturan penggunaan suplemen zat besi dapat dipengaruhi oleh pola keseharian ibu, salah satunya rutinitas mengonsumsi kopi yang berpotensi menurunkan absorpsi besi, di samping belum optimalnya peran keluarga. Case report ini disusun untuk memaparkan tata laksana kebidanan dengan melibatkan suami secara aktif guna membangun konsistensi penggunaan tablet Fe pada ibu hamil anemia yang terbiasa minum kopi. Dokumentasi SOAP diterapkan pada Ny. “S”, G1P00000 dengan umur gestasi 19–20 minggu dan Hb 9,4 g/dL yang tergolong anemia ringan. Pendampingan berlangsung selama tujuh hari dengan mengarahkan ibu memberi interval sekurang-kurangnya 1–2 jam antara kopi dan tablet Fe, memperbanyak pangan sumber besi serta vitamin C, dan menempatkan suami sebagai mitra harian untuk mengawasi pelaksanaan terapi. Selama periode pemantauan, frekuensi minum kopi berangsur menurun, waktu antara kopi dan Fe dapat diatur dengan tepat, penggunaan tablet Fe menjadi lebih konsisten, dan keluhan berupa lemah, pusing, cepat lelah, serta palpitasi berangsur mereda hingga tidak lagi dirasakan pada akhir pengamatan. Temuan kasus memperlihatkan bahwa keterlibatan aktif pasangan yang disertai pembenahan kebiasaan mengonsumsi kopi dapat memperkuat keteraturan terapi Fe sekaligus menunjang pemulihan kondisi klinis ibu dengan anemia.