Ketersediaan pakan hijauan yang berkualitas dan proses penyediaannya secara efisien merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas usaha peternakan. Di Desa X , proses pencacahan rumput masih banyak dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan mesin pencacah rumput ternak berkapasitas 130 kg/jam, menentukan sistem transmisi yang sesuai, serta menghitung kebutuhan daya motor penggerak agar mesin mampu bekerja secara efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) dengan pendekatan eksperimen dan rancang bangun (engineering research). Mesin dirancang menggunakan motor bensin Honda GX160H dengan sistem transmisi puli dan sabuk-V. Kapasitas produksi dihitung berdasarkan perbandingan massa hasil cacahan terhadap waktu proses.Hasil perancangan menunjukkan bahwa untuk mencapai kapasitas 130 kg/jam diperlukan putaran mesin sekitar 2.200 rpm. Berdasarkan hasil perhitungan, daya aktual motor sebesar 2,69 kW, sedangkan daya rencana yang digunakan sebesar 4,10 kW (5,5 HP) sehingga tersedia faktor keamanan yang memadai untuk pengoperasian mesin. Sistem transmisi puli dan sabuk-V mampu menyalurkan daya secara efektif, sedangkan penggunaan motor Honda GX160H dinilai memenuhi kebutuhan operasional mesin pencacah rumpu. Disimpulkan bahwa rancangan mesin pencacah rumput berkapasitas 130 kg/jam telah memenuhi kebutuhan teknis untuk skala peternakan kecil hingga menengah. Mesin yang dirancang berpotensi meningkatkan efisiensi proses penyediaan pakan hijauan, mengurangi waktu dan tenaga kerja, serta menghasilkan cacahan rumput yang lebih seragam sehingga dapat mendukung produktivitas peternakan.
Copyrights © 2026