Kinerja karyawan merupakan faktor penting yang menentukan efektivitas operasional dan keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja karyawan pada PT Mulia Raya Agrijaya Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan perusahaan, sedangkan sampel sebanyak 64 responden ditentukan menggunakan metode sensus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 7,350 + 0,274X1 + 0,277X2. Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 2,758 dan signifikansi 0,008. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 2,696 dan signifikansi 0,009. Secara simultan, pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai F hitung 17,944 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,370 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 37,0% variasi kinerja karyawan, sedangkan 63,0% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan terstruktur dan penguatan motivasi kerja untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, ketepatan waktu, serta kerja sama karyawan.
Copyrights © 2026