Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, biaya produksi, dan jumlah produksi terhadap pendapatan bersih petani jagung di Desa Buttu Batu, Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 74 petani jagung yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, uji hipotesis, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan bersih petani jagung (koefisien 20,415; sig. <0,001). Biaya produksi berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien -0,867; sig. <0,001), sedangkan jumlah produksi berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 4,061; sig. <0,001) terhadap pendapatan bersih. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bersih petani jagung dengan nilai F hitung sebesar 112,352 (sig. <0,001) dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,828, yang berarti 82,8% variasi pendapatan bersih petani jagung dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi luas lahan, efisiensi biaya produksi, dan peningkatan jumlah produksi merupakan strategi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani jagung di wilayah penelitian.
Copyrights © 2026