Pencemaran ekosistem laut merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang mengancam keberlangsungan keanekaragaman hayati laut serta menghambat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-14, yaitu Kehidupan Bawah Laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game simulasi interaktif berjudul Ocean Guardian: Save Our Sea sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak usia 10–15 tahun mengenai pencegahan pencemaran ekosistem laut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi enam tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Game dikembangkan menggunakan Construct 3 dengan mengintegrasikan materi pembelajaran, permainan interaktif, dan kuis untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik, edukatif, dan mudah dipahami. Pengujian dilakukan menggunakan metode black-box testing untuk memastikan setiap fungsi game berjalan sesuai dengan rancangan. Selain itu, evaluasi respons pengguna dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna sesuai dengan karakteristik target penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game yang dikembangkan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pengalaman belajar interaktif dalam memahami penyebab, dampak, serta upaya pencegahan pencemaran ekosistem laut. Game juga dapat membantu mengenalkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut melalui aktivitas belajar yang lebih menarik. Dengan demikian, Ocean Guardian: Save Our Sea dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi yang mendukung peningkatan kesadaran lingkungan dan pemahaman anak terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut serta mendukung implementasi SDGs ke-14. Media ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar serta kepedulian terhadap lingkungan laut.
Copyrights © 2026