UMKM Kripik Gathot Lestari Karanganyar adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang makanan tradisional yaitu kripik gathot. Dalam melancarkan proses produksi kripik gathot, diperlukan pengelolaan persediaan bahan baku yang baik dan benar untuk memenuhi permintaan pelanggan. Sering terjadi kelebihan maupun kekurangan bahan baku akibat pengendalian persediaan bahan baku yang masih sederhana dan belum terstruktur sehingga menjadi penyebab utama munculnya masalah tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi pengendalian biaya persediaan bahan baku dengan metode Material Requirement Planning (MRP), yang terdiri dari teknik Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya persediaan bahan baku menurut kebijakan pemilik UMKM Kripik Gathot Lestari Karanganyar sebesar Rp1.598.800 lebih besar dibandingkan perhitungan menggunakan metode MRP. Total biaya persediaan bahan baku dengan teknik LFL sebesar Rp483.000, EOQ sebesar Rp279.018, dan POQ Rp483.000. Dari hasil perhitungan total biaya persediaan bahan baku tersebut, maka metode MRP dapat mengefisienkan total biaya persediaan bahan baku, terutama dengan teknik EOQ. Tingkat efisiensi biaya dengan teknik LFL sebesar 69,7%, EOQ sebesar 82,5 %, dan POQ sebesar 69,7%. Dari hasil analisis tersebut, maka hipotesis 1 dan hipotesis 2 dalam penelitian ini terbukti kebenarannya.
Copyrights © 2026