Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran SAVI (Somatik, Auditori, Visual, Intelektual) mempengaruhi kemampuan menulis awal siswa kelas satu SD 143 Palembang yang belajar Bahasa Indonesia. “Desain kontrol posttest-only, sebuah desain eksperimental sejati, digunakan dalam metodologi penelitian kuantitatif. Dua kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas kontrol, yang menggunakan pembelajaran tradisional, dan kelas eksperimen, yang menerima terapi menggunakan model pembelajaran SAVI. Tes dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Instrumen tes dianggap valid dan reliabel karena telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat, seperti uji homogenitas dan normalitas, dilakukan sebelum pengujian hipotesis untuk memastikan bahwa data homogen dan terdistribusi secara teratur. Uji t sampel independen digunakan dalam metode analisis data. Dengan nilai signifikansi kurang dari ambang batas signifikansi 2-tailed yang ditetapkan sebesar 0,011 <0,025, temuan analisis data menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis awal siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai perbedaan rata-rata adalah 14,33. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan paradigma pembelajaran SAVI meningkatkan kemampuan menulis awal siswa.” Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran SAVI secara signifikan mempengaruhi kemampuan menulis pertama siswa kelas satu Bahasa Indonesia di SDN 143 Palembang.
Copyrights © 2026