Perencanaan karir merupakan salah satu tugas perkembangan penting bagi peserta didik pada jenjang sekolah menengah atas, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan menghubungkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki dengan pilihan pendidikan lanjutan maupun karir yang sesuai. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya layanan bimbingan kelompok sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa menyusun perencanaan karir secara lebih terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal perencanaan karir siswa sebelum mengikuti layanan bimbingan kelompok, mendeskripsikan proses pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam membantu perencanaan karir siswa, serta mengetahui perubahan pemahaman siswa setelah mengikuti layanan tersebut di SMA Negeri 15 Takengon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengikuti layanan bimbingan kelompok sebagian besar siswa telah memiliki cita-cita dan minat, namun belum mampu menghubungkan potensi diri dengan pilihan pendidikan lanjutan dan dunia kerja. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok berlangsung secara sistematis melalui tahap perencanaan, pembentukan kelompok, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi, dengan guru BK berperan sebagai, informator, motivator dan pembimbing. Setelah mengikuti layanan, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap potensi, minat, dan bakat, memperoleh informasi karir yang lebih komprehensif, serta memiliki perencanaan karir yang lebih jelas dan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Penelitian ini menegaskan bahwa proses layanan bimbingan kelompok berperan penting dalam memfasilitasi eksplorasi diri dan penyusunan perencanaan karir siswa.
Copyrights © 2026