Integrasi kecerdasan artifisial (KA) dalam pendidikan menuntut kesiapan pedagogis, pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru Informatika secara kontekstual dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan guru Informatika SMP di Kota Pekanbaru dalam menghadapi pembelajaran berbasis KA. Penelitian menggunakan survei deskriptif kuantitatif terhadap 62 guru dari SMP negeri dan swasta. Instrumen awal berisi 32 pernyataan; uji coba pada 30 responden mempertahankan 25 pernyataan valid dengan Cronbach’s Alpha 0,885. Data dianalisis menggunakan mean dan persentase. Hasil penghitungan ulang menunjukkan kesiapan keseluruhan sebesar 61,97% dengan mean 3,10 dan kategori cukup siap. Kesiapan pedagogis mencapai 62,58%, pengetahuan 61,43%, keterampilan 62,47%, dan sikap 61,51%. Sebanyak 75,81% responden baru mengikuti pelatihan KA satu kali. Guru relatif mampu mengatasi kendala teknis sederhana dan percaya diri menggunakan KA, tetapi masih memerlukan penguatan pada etika, desain media, evaluasi berbasis KA, dan penerimaan terhadap perubahan metode pembelajaran. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan berkelanjutan, pendampingan pedagogis, komunitas praktik, dan dukungan fasilitas sekolah.
Copyrights © 2026