Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil observasi awal di SMTK Berea Tondano menunjukkan masih terdapat siswa dengan motivasi belajar rendah yang ditandai kurang aktif dalam pembelajaran, sering menunda tugas, kurang fokus, dan rendahnya semangat berprestasi. Salah satu layanan bimbingan dan konseling yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah konseling kelompok dengan teknik behavior contract, yaitu teknik yang menekankan komitmen perubahan perilaku melalui kesepakatan antara konselor dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik behavior contract dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMTK Berea Tondano. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek enam siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling kelompok dengan teknik behavior contract mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada Siklus I motivasi belajar masih berada pada kategori rendah karena siswa belum aktif dan belum konsisten menjalankan kontrak perilaku. Setelah perbaikan tindakan pada Siklus II, seluruh siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, kedisiplinan, tanggung jawab belajar, serta mencapai kategori motivasi belajar tinggi. Dengan demikian, layanan konseling kelompok menggunakan teknik behavior contract terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMTK Berea Tondano.
Copyrights © 2026