Peningkatan mutu pelayanan Antenatal Care (ANC) di fasilitas kesehatan tingkat pertama penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Kepuasan pasien merupakan indikator mutu yang mencerminkan persepsi ibu hamil terhadap pelayanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan ANC serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan di Puskesmas Pengarayan Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan dilaksanakan pada Maret–Mei 2026. Populasi penelitian terdiri atas 327 ibu hamil yang memperoleh pelayanan ANC pada tahun 2025, dengan sampel 77 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SERVQUAL dan kuesioner kepuasan pasien. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 responden (51,9%) merasa puas terhadap pelayanan ANC. Terdapat hubungan signifikan antara reliability (p=0,001; PR=0,206), responsiveness (p=0,008; PR=0,534), dan assurance (p=0,032; PR=0,509) dengan kepuasan pasien. Sebaliknya, usia, pendidikan, pekerjaan, paritas, usia kehamilan, tangibles, dan empathy tidak berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p>0,05). Analisis multivariat menunjukkan reliability sebagai faktor paling dominan (p=0,001; OR=0,070). Peningkatan mutu ANC perlu memprioritaskan keandalan pelayanan melalui konsistensi, ketepatan pemeriksaan, kepatuhan terhadap standar, dan pemberian informasi yang akurat kepada ibu hamil.
Copyrights © 2026