Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan keseimbangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di RA Nurul Islam yang terlihat dari kurang stabilnya anak saat berjalan, melompat, dan menjaga posisi tubuh. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya variasi permainan motorik dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi keseimbangan motorik kasar anak sebelum dan sesudah penerapan permainan egrang tempurung kelapa serta menganalisis pengaruh permainan tersebut terhadap keseimbangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 19 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan dengan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest setelah perlakuan diberikan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa permainan egrang tempurung kelapa dapat meningkatkan keseimbangan motorik kasar anak melalui aktivitas yang menyenangkan, melatih koordinasi gerak, kontrol tubuh, serta rasa percaya diri anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran motorik kasar berbasis permainan tradisional pada pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026