Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pembelajaran mendalam dan kurikulum berbasis cinta, serta terampil dalam mengembangkan modul ajar berbasis kedua pendekatan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop partisipatif bagi 72 guru dari dua madrasah mitra di Lombok Barat dan Kota Mataram pada Juni-Agustus 2025. Keunikan workshop terletak pada konsistensi antara materi dan metode penyampaian, dimana fasilitator secara langsung memodelkan penerapan kedua pendekatan tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pretes-postes dari 63 menjadi 80 dan sebagian besar peserta mampu merancang modul ajarnya dengan baik. Workshop ini berhasil membangun paradigma pendidikan yang mengintegrasikan kecakapan kognitif dengan pembentukan karakter dalam suasana pembelajaran yang memanusiakan. Temuan ini merekomendasikan pentingnya pendekatan modeling dalam pelatihan guru untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik pendidikan.
Copyrights © 2026