Beban kerja yang tinggi dan turnover intention di kalangan perawat berdampak negatif terhadap sektor kesehatan secara menyeluruh. Tingginya turnover intention dapat mengakibatkan kekurangan tenaga perawat, peningkatan biaya penggantian staf, serta mengganggu kontinuitas pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara beban kerja dengan turnover intention pada perawat Di RSUD ANUTAPURA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik dan metode cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 281 perawat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 responden yang di pilih menggunakan proportional stratified random sampling. Penelitian ini menunjukan adanya hubungan beban kerja berat (55,4%) dengan turnover intention sedang (54,1%), berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji pearson chi square menunjukan nilain p-value = 0,000 (>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat memiliki beban kerja kategori berat sebanyak 41 responden (55,4%) dan mengalami turnover intention kategori sedang sebanyak 40 responden (54,1%). Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dengan turnover intention pada perawat di RSUD Anutapura dengan nilai p value 0,000.
Copyrights © 2026