Penelitian kuantitatif ini menganalisis pengaruh budaya organisasi, kompensasi karyawan, dan work-life balance terhadap loyalitas, dengan kepuasan kerja sebagai penghubung. Penelitian menggunakan survei terhadap 110 karyawan asuransi di Jakarta dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan AMOS. Hasilnya menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat dan kompensasi yang adil secara signifikan meningkatkan kepuasan sekaligus loyalitas karyawan. Kepuasan kerja terbukti menjadi faktor kunci yang memperkuat hubungan tersebut, karyawan yang merasa dihargai dan memiliki keselarasan nilai dengan perusahaan cenderung lebih setia. Sebaliknya, keseimbangan kehidupan kerja tidak ditemukan berpengaruh besar dalam konteks industri ini. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan iklim kerja internal yang suportif dan sistem penghargaan yang transparan adalah strategi utama dalam mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas.
Copyrights © 2026