Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengajar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Namira Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, memengaruhi perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggabungkan teknik deskriptif dengan metodologi kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data, sedangkan reduksi data, penyajian, dan pengambilan kesimpulan digunakan untuk analisis data. Temuan menunjukkan peran penting pengajar Pendidikan Agama Islam dalam membentuk moral siswa sebagai pengajar, mentor, inspirasi, dan panutan. Memberikan panutan, mendorong perilaku religius, menawarkan bimbingan, dan memperkenalkan berbagai kegiatan keagamaan di sekolah adalah beberapa inisiatif yang dilakukan.
Copyrights © 2026