Kunjungan rawat jalan merupakan pelayanan kesehatan kepada pasien tanpa perawatan inap dan menjadi indikator pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Angka kunjungan pasien rawat jalan dapat mengalami fluktuasi pada setiap periode. Berdasarkan survei pendahuluan di UPT Puskesmas Ngargoyoso, rerata kunjungan rawat jalan tahun 2024 menunjukkan perbedaan antar triwulan, dengan kunjungan tertinggi pada triwulan III dan terendah pada triwulan II, sehingga menunjukkan ketidakstabilan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis angka kunjungan pasien rawat jalan di UPT Puskesmas Ngargoyoso Tahun 2025 berdasarkan jenis pasien, jenis kelamin, poliklinik, jenis pembayaran, serta menghitung rerata, rasio kunjungan, dan persentase pelayanan spesialistik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Subjek penelitian adalah petugas rekam medis, sedangkan objek penelitian berupa data rekapitulasi sensus harian rawat jalan tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan tahun 2025 sebanyak 49.935 kunjungan, dengan rerata 167 pasien per hari dan rerata kunjungan baru 16 pasien per hari. Rasio kunjungan baru sebesar 1:10 menunjukkan dominasi pasien lama. Kunjungan lebih banyak pada perempuan, tertinggi pada klaster 3 usia dewasa dan lanjut usia, serta didominasi pembayaran JKN PBI. Persentase pelayanan spesialistik tertinggi terdapat pada klaster 3 sebesar 51,33%.
Copyrights © 2026