Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Manajemen Rumah Sakit Antik Pujihastuti; Nunik Maya Hastuti
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v9i2.377

Abstract

SIMRS terintegrasi sebagai tool atau alat ukur kinerja bagi Manajemen RS, mendorong kompetitif  strategis  peningkatan kunjungan pasien ke rumah sakit melalui Sistem Informasi Manajemen harus berjalan lebih baik dari sebelumnya maka membutuhkan persepsi pelaksana dari sistem informasi manajemen. Tujuan penelitian melakukan kajian sistem informasi rumah sakit pada aspek pengguna dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen. Penelitian ini secara deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian bagian SIMRS RS PKU Muhamadiyah Sukoharjo. Hasil penelitian menunjukkan performance sistem informasi memiliki sub sistem mulai tempat pendaftaran rawat jalan sampai filing namun perlu evaluasi modul rawat jalan terkait respon time lebih dispesifikasikan. Perbaharuan kesalahan entri data harus dapat terlacak jejak proses edit terkait identitas petugas, tanggal dan jam penggantian. Sinkronisasi SMIRS secara otomatis dengan data yang dibutuhkan SISMADAK Versi 5.0.3 sebagai pelaporan, akreditasi nasional oleh tim peningkatan mutu keselamatan pasien (PMKP). Data SIMRS agar terisi lengkap, akurat, konsisten perlu identitfikasi  telusur otomatis hasil entri data sesuai shift kerja  tanpa print out dari bagian kasir. Information pada penggunaan struktur  tipe data SIMRS modul pendaftaran pasien dalam penambahan entitas menu edit poli perlu kerjasama dengan pengembang sistem. Aspek economic SIMRS menghasilkan output data yang  dapat digunakan sistem SISRUTE, INA-CBGs dengan cara export data. Bila SIMRS terjadi penambahan data atau perubahan tarif dapat dilakukan sendiri oleh petugas administrator keuangan bersama tim IT rumah sakit dan pelaksana entri data. Aspek Control/Security pengendalian sistem oleh operator telah dilengkapi server SIMRS, server BPJS INA-CBGs masih terdapat gangguan sistem dan proses gagal kirim data klaim ke server BPJS perlu adanya backup data dan bandwith unlimited. Aspek Efficiency proses input data oleh petugas tiap unit perlu tersedia SOP tentang hak akses, edit data, pengembangan data serta SOP tiap modul. Upaya mengatasi kesalahan pengisian modul dapat diketahui dari hasil integrasi data pada modul bagian lainnya. Aspek Service pemanfaatan SIMRS semestinya menghasilkan output otomatis tentang kepuasan pasien sehingga dapat diolah oleh tim PMKP tanpa menggunakan aplikasi lain dalam penyajian data bagi pihak manajemen.  
Literature Review Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Dengan Metode Fishbone: Review Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Dengan Metode Fishbone Muhammad Ghani Pratama; Nunik Maya Hastuti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i3.92

Abstract

ABSTRACT Background: Based on articles other than those studied, incomplete medical record documents were found. The incomplete filling of medical record documents is certainly caused by several factors. To find out some of these factors the researchers looked at using themethod fishbone. This incompleteness attracted researchers to take the title "Literature Review of Factors Causing Incomplete Filling of Medical Record Documents Using theMethod Fishbone". The purpose: of this study was to determine the factors causing the incomplete filling of medical record documents using themethod fishbone. The method: used in this study is a literature review by reviewing journals with criteria, namely published research, at least from accredited journals, and journals related to factors that cause incomplete medical record documents and then submitted in the form of conclusions. The results: of this study are factors that cause incomplete filling of medical record documents based on theelement, mannamely lack of knowledge, discipline, awareness, and motivation in filling out patient medical record documents, based onelements material, the RM form is less systematic and there is no data and checklist. RM completeness assessment, based on theelement method is the lack of socialization of the RM filling SPO and the implementation of the RM filling SPO has not been carried out optimally according to the applicable SPO, based on theelement, machine monitoring and evaluation of the incomplete RM document by presenting hospital doctors has not been carried out, and based on theelement money is the limited cost evaluate the completeness of the RM document. Suggestions: need to pay attention to the factors that cause incomplete filling of medical record documents so that medical records become more complete. So that the quality of services, especially the quality of medical records, is getting better. Keywords : Incomplete medical records, Fishbone ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan dari artikel diluar dari yang diteliti, masih ditemukannya ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis. Ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis tentunya disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk mengetahui beberapa faktor tersebut peneliti melihat dengan menggunakan metode fishbone. Ketidaklengkapan tersebut menarik peneliti untuk mangambil judul “Literature Review Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Dengan Metode Fishbone”. Tujuan: penelitian ini untuk mengatahui faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis dengan metode fishbone. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan mengkaji jurnal dengan kriteria yaitu penelitian yang dipublikasikan, minimal berasal dari jurnal yang telah terakheditasi terakreditasi, dan jurnal yang berkaitan dengan faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis kemudian disajukan dalam bentuk simpulan. Hasil: penelitian ini adalah faktor yang menyebkan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis berdasarkan unsur man adalah kurangnya pengetahuan, kedisiplinan, kesadaran, dan motivasi dalam pengisian dokumen rekam medis pasien, berdasarkan unsur material adalah susunan formulir RM kurang sistematis dan tidak adanya data serta ceklist penilaian kelengkapan RM, berdasarkan unsur method adalah kurangnya sosialisasi SPO pengisian RM serta pelaksanaan SPO pengisian RM belum dilakukan secara maksimal sesuai SPO yang berlaku, berdasarkan unsur machine adalah monitoring dan evaluasi terhadap ketidaklengkapan dokumen RM dengan menghadirkan dokter RS belum dilaksanakan, dan berdasarkan unsur money adalah keterbatasan biaya dalam melakukan evaluasi kelengkapan dokumen RM. Saran: perlunya memperhatikan faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis sehingga rekam medis menjadi lebih lengkap. Sehingga mutu dari pelayanan terutama mutu rekam medis menjadi lebih baik. Kata kunci : Ketidaklengkapan rekam medis, Fishbone
Promosi Kesehatan Penyakit Tidak Menular dan Pemeriksaan Darah pada Guru MAN 1 Karanganyar Nunik Maya Hastuti; Noor Lita Sari; Tri Lestari
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.499

Abstract

Perubahan gaya hidup yang kurang sehat dan cenderung instan menjadi faktor pemicu meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan asam urat, yang termasuk penyebab utama kematian di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi guru dengan risiko tinggi mengalami PTM sekaligus meningkatkan kesadaran mereka mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan. Program dilaksanakan dalam bentuk bakti sosial kesehatan melalui edukasi promotif dan pemeriksaan darah pada 58 guru MAN 1 Karanganyar, dengan tiga tahapan pelaksanaan yaitu persiapan, edukasi kesehatan, dan pemeriksaan kondisi fisiologis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 58 peserta, sebanyak 16 orang memiliki tekanan darah tinggi, 4 orang menunjukkan kadar gula darah sewaktu di atas normal, dan 3 orang mengalami peningkatan kadar asam urat. Intervensi ini terbukti efektif tidak hanya sebagai langkah deteksi dini PTM tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran guru terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pemantauan kesehatan berkala dan integrasi edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.
Edukasi Peran Perekam Medis dan Informasi Kesehatan dalam Pengelolaan Data Kesehatan bagi Siswa SMA Nunik Maya Hastuti; Tri Lestari; Devi Miftasari; Hanifah Nurita; Agung Kurniawan
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v2i2.129

Abstract

Rekam medis memiliki peran penting dalam mendukung mutu pelayanan kesehatan karena memuat informasi pasien yang akurat, lengkap, dan berkesinambungan. Namun, pemahaman siswa sekolah menengah atas mengenai profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) masih perlu ditingkatkan, terutama terkait perannya sebagai penyedia informasi kesehatan dan pengolah data kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai profesi PMIK, tugas, kompetensi, serta peluang pendidikan dan karier di bidang rekam medis. Metode pelaksanaan dilakukan melalui edukasi kesehatan yang terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, dan penutup. Sasaran kegiatan adalah 72 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Karanganyar. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, yaitu rata-rata nilai pre-test sebesar 85,70% meningkat menjadi 100% pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran PMIK dalam penyediaan informasi kesehatan dan pengolahan data kesehatan. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam memperluas wawasan karier siswa pada bidang rekam medis dan informasi kesehatan.
Literature Review Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Dengan Metode Fishbone: Review Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Dengan Metode Fishbone Muhammad Ghani Pratama; Nunik Maya Hastuti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i3.92

Abstract

ABSTRACT Background: Based on articles other than those studied, incomplete medical record documents were found. The incomplete filling of medical record documents is certainly caused by several factors. To find out some of these factors the researchers looked at using themethod fishbone. This incompleteness attracted researchers to take the title "Literature Review of Factors Causing Incomplete Filling of Medical Record Documents Using theMethod Fishbone". The purpose: of this study was to determine the factors causing the incomplete filling of medical record documents using themethod fishbone. The method: used in this study is a literature review by reviewing journals with criteria, namely published research, at least from accredited journals, and journals related to factors that cause incomplete medical record documents and then submitted in the form of conclusions. The results: of this study are factors that cause incomplete filling of medical record documents based on theelement, mannamely lack of knowledge, discipline, awareness, and motivation in filling out patient medical record documents, based onelements material, the RM form is less systematic and there is no data and checklist. RM completeness assessment, based on theelement method is the lack of socialization of the RM filling SPO and the implementation of the RM filling SPO has not been carried out optimally according to the applicable SPO, based on theelement, machine monitoring and evaluation of the incomplete RM document by presenting hospital doctors has not been carried out, and based on theelement money is the limited cost evaluate the completeness of the RM document. Suggestions: need to pay attention to the factors that cause incomplete filling of medical record documents so that medical records become more complete. So that the quality of services, especially the quality of medical records, is getting better. Keywords : Incomplete medical records, Fishbone ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan dari artikel diluar dari yang diteliti, masih ditemukannya ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis. Ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis tentunya disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk mengetahui beberapa faktor tersebut peneliti melihat dengan menggunakan metode fishbone. Ketidaklengkapan tersebut menarik peneliti untuk mangambil judul “Literature Review Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Dengan Metode Fishbone”. Tujuan: penelitian ini untuk mengatahui faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis dengan metode fishbone. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan mengkaji jurnal dengan kriteria yaitu penelitian yang dipublikasikan, minimal berasal dari jurnal yang telah terakheditasi terakreditasi, dan jurnal yang berkaitan dengan faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis kemudian disajukan dalam bentuk simpulan. Hasil: penelitian ini adalah faktor yang menyebkan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis berdasarkan unsur man adalah kurangnya pengetahuan, kedisiplinan, kesadaran, dan motivasi dalam pengisian dokumen rekam medis pasien, berdasarkan unsur material adalah susunan formulir RM kurang sistematis dan tidak adanya data serta ceklist penilaian kelengkapan RM, berdasarkan unsur method adalah kurangnya sosialisasi SPO pengisian RM serta pelaksanaan SPO pengisian RM belum dilakukan secara maksimal sesuai SPO yang berlaku, berdasarkan unsur machine adalah monitoring dan evaluasi terhadap ketidaklengkapan dokumen RM dengan menghadirkan dokter RS belum dilaksanakan, dan berdasarkan unsur money adalah keterbatasan biaya dalam melakukan evaluasi kelengkapan dokumen RM. Saran: perlunya memperhatikan faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis sehingga rekam medis menjadi lebih lengkap. Sehingga mutu dari pelayanan terutama mutu rekam medis menjadi lebih baik. Kata kunci : Ketidaklengkapan rekam medis, Fishbone
TINJAUAN KEAMANAN DATA REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA APLIKASI SIMPUS BERDASARKAN ASPEK CONFIDENTIALITY, INTEGRITY, DAN AVAILABILITY DI PUSKESMAS TASIKMADU KARANGANYAR : REVIEW OF ELECTRONIC MEDICAL RECORD DATA SECURITY IN THE SIMPUS APPLICATION BASED ON THE ASPECTS OF CONFIDENTIALITY, INTEGRITY AND AVAILABILITY AT TASIKMADU KARANGANYAR HEALTH CENTER Septiana Wahyu Widiyanti; Nunik Maya Hastuti; Erna Adita Kusumawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i2.212

Abstract

Keamanan data merupakan terjaganya kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi. Keamana data pasien pada SIMPUS di Puskesmas Tasikmadu Karanganyar belum adanya Automatic Log Off. Hal itu dapat mengakibatkan sistem diakses oleh orang pengguna yang tidak berhak (otorisasi) dan dapat terjadinya kebocoran informasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keamanan data SIMPUS di Puskesmas Tasikmadu Karanganyar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah pengguna SIMPUS bagian pendaftaran Rawat Jalan sedangkan objeknya adalah SIMPUS bagian pendaftaran Rawat Jalan. Cara pengumpulan data adalah wawancara dan observasi dengan menggunakan instrumen penelitian pedoman wawancara tidak terstruktur dan observasi. Teknik pengolahan adalah pengumpulan, editing, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian tinjauan keamanan data rekam medis elektronik pada aplikasi SIMPUS berdasarkan aspek confidentiality, integrity, dan availability di Puskesmas Tasikmadu Karanganyarn bahwa keamanan data pada aspek confidentiality dimana saat log-in ke aplikasi SIMPUS user sudah mempunyai hak otentikasi menggunakan username dan password disetiap bagiannya. Hanya saja SIMPUS belum dilengkapi dengan Automatic Log Off. Dibagian aspek integrity keamanan datanya sudah dikatakan aman karena data hanya bisa diedit oleh pengguna pelayanan dibagiannya saja dan untuk penghapusan data hanya bisa dilakukan oleh pihak berwenang, di bagian aspek availability dimana dalam aspek ini sudah menunjang untuk keamanan datanya dikarenakan saat data dibutuhkan pasti tersedia. Data SIMPUS juga bisa diakses dimanapun asalkan mempunyai hak akses. Untuk back-up datanya masih manual yang dilakukan setiap hari atau bisa di lakukan secara periodic jadi belom otomatis back-up data.