Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EVALUASI IMPLEMENTA SI SISTEM ELECTRONIC HEALTH RECORD (EHR) DI RUMAH SAKIT AKADEMIK UNIVERSITA S GADJAH MADA BERDASARKAN METODE ANALISIS PIECES Erna Adita Kusumawati; Sri Sugiarsi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v3i1.66

Abstract

The purpose of this study was to evaluate an Electronic Health Record (EHR) at the Academic Hospital ofthe University of Gadjah Mada reviewed based on the PIECES method analysis to determine the aspectsof performance, information / data, economic, control, efficiency, and service. This study used descriptiveresearch with quantitative approach and cross-sectional study design. The result of the research showed Aspectsperformance (performance), information / data (information / data), efficiency (efficiency), service (leyanan)Academic Hospital EHR system UGM rated as good by users of EHR systems, while aspects of control /security (control / security) considered quite good and economic aspects (economic) Academic Hospital EHRsystem UGM rated poorly by users of EHR systems. While the EHR system in UGM Academic Hospital whenviewed from the characteristics of users with various categories of age, past education, tenure, and work unitshowed different results in every aspect of the study (performance, information / data, economic, control /security, efficiency, service).Keywords: evaluation, implementation, Electronic Health Record, PIECESAbstrakTujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi sistem Electronic Health Record (EHR) di Rumah SakitAkademik Universitas Gadjah Mada ditinjau berdasarkan metode analisis PIECES untuk mengetahui aspekperformance, information/data, economic, control, efficiency, dan service. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan penelitian cross sectional. Hasil penelitianmenunjukkan Aspek performance (kinerja), information/data (informasi/data), efficiency (efisiensi), service(leyanan) sistem EHR di RS Akademik UGM dinilai baik oleh pengguna sistem EHR, sedangkan aspek control/security (kontrol/keamanan) dinilai cukup baik dan aspek economic (ekonomi) sistem EHR di RS AkademikUGM dinilai kurang baik oleh pengguna sistem EHR. Sedangkan sistem EHR di RS Akademik UGM apabiladitinjau dari karakteristik pengguna dengan berbagai kategori usia, pendidikan terakhir, masa kerja, dan unitkerja menunjukkan hasil yang berbeda dalam setiap aspek yang diteliti (performance, information/data,economic, control/security, efficiency, service).Kata kunci: evaluasi, implementasi, Electronic Health Record, PIECES
Analisis Penulisan Abstrak Bahasa Inggris Pada Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan STIKes Mitra Husada Karanganyar Erna Adita Kusumawati; Sri Sugiarsi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v8i1.262

Abstract

Menurut hasil survei yang telah dilakukan terhadap 10 abstrak bahasa Inggris mahasiswa RMIK tahun kelulusan 2018, masih ditemukan banyak kesalahan dalam penulisan kalimat (tenses). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi penggunaan tipe kalimat (tenses) yang digunakan pada abstrak bahasa Inggris mahasiswa D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan STIKes Mitra Husada. Jenis penelitian adalah desriptif dengan pendekatan studi dokumen. Populasinya adalah seluruh abstrak  berbahasa Inggris pada karya tulis ilmiah mahasiswa D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan STIKes Mitra Husada Karanganyar telah lulus tahun 2018 yang berjumlah 120. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis penelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tenses yang tidak tepat lebih banyak dilakukan di pendahuluan abstrak pada bagian latar belakang; penggunaan tense yang tidak tepat lebih banyak dilakukan daripada penggunaan tense yang tepat pada bagian metodologi penelitian; penggunaan tense yang tidak tepat lebih banyak dilakukan daripada penggunaan tense yang tepat pada bagian hasil penelitian (temuan); penggunaan tense yang tepat lebih banyak dilakukan daripada penggunaan tense yang tidak tepat pada bagian pembahasan (diskusi); dan penggunaan tense yang tepat lebih banyak dilakukan daripada penggunaan tense yang tidak tepat pada bagian kesimpulan dan saran
A Workshop of English Abstract Construction Scientific Writing of Diploma Students of Medical Record and Health Information of STIKes Mitra Husada Karanganyar Erna Adita Kusumawati; Sri Sugiarsi
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 2 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.615 KB) | DOI: 10.33560/ijhims.v1i2.35

Abstract

ABSTRACT. One of the important aspects in scientific writing is abstract. Reseach abstract is constructed in two langugaes, i.e. Indonesian and English. However, most students has not been able to construct English abstract correctly according to English rules (tenses). This community service activity was aimed at improving students’ knowledge in constructing English abstract by applying correct tenses. The implementation of this community service was conducted through online workshop via Zoom platform. The activities were carried out by applying lecturing method, application, discussion, and exercise. The implementation of community service was successful because students’ understanding and knowledge in the tense usage in the abstract context improved significantly, that could be seen from the scores of pre-test and post-test. Keywords: technical gudance, tenses, English abstract
FAKTOR PREDISPOSISI SEBAGAI PENENTU PEMANFAATAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR Sri Sugiarsi; Ana Wigunantiningsih; Erna Adita Kusumawati; Erna Adita Kusumawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1210

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai salah satu penyebab utama kematian di dunia. Upaya Penanggulangan PTM di Indonesia dilakukan melalui posbindu (Pos Pelayanan Terpadu) PTM. Pelaksanaan Posbindu PTM di Mojolaban masih menghadapi berbagai masalah, salah satu diantaranya adalah rendahnya pemanfaatan posbindu PTM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor predisposisi sebagai penentu pemanfaatan posbindu PTM. Penelitian ini dilakukan di desa dengan  posbindu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban tahun 2018. Rancangan  penelitian ini adalah observasional analitik. Sampel adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di desa dengan posbindu PTM sebesar 152 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu multi stage random sampling. Analisis data dengan menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan, sikap, budaya mempengaruhi  pemanfaatan posbindu PTM, serta  umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan tidak mempengaruhi pemanfaatan posbindu PTM. Kata kunci: predisposisi, posbindu, penyakit tidak menular
FAKTOR PREDISPOSISI SEBAGAI PENENTU PEMANFAATAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR Sri Sugiarsi; Ana Wigunantiningsih; Erna Adita Kusumawati; Erna Adita Kusumawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1210

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai salah satu penyebab utama kematian di dunia. Upaya Penanggulangan PTM di Indonesia dilakukan melalui posbindu (Pos Pelayanan Terpadu) PTM. Pelaksanaan Posbindu PTM di Mojolaban masih menghadapi berbagai masalah, salah satu diantaranya adalah rendahnya pemanfaatan posbindu PTM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor predisposisi sebagai penentu pemanfaatan posbindu PTM. Penelitian ini dilakukan di desa dengan  posbindu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban tahun 2018. Rancangan  penelitian ini adalah observasional analitik. Sampel adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di desa dengan posbindu PTM sebesar 152 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu multi stage random sampling. Analisis data dengan menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan, sikap, budaya mempengaruhi  pemanfaatan posbindu PTM, serta  umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan tidak mempengaruhi pemanfaatan posbindu PTM. Kata kunci: predisposisi, posbindu, penyakit tidak menular
The Digital Teaching and Learning on Islamic Education Institutions and Their Sustainability in the New Normal Era Dina Destari; Erna Adita Kusumawati
Aqlamuna: Journal of Educational Studies Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/aqlamuna.v1i2.251

Abstract

Islamic educational institutions had encountered globalization and modernizations for years. As the Covid-19 pandemic outbreak, the digital transformation became a must as a reaction and adaptation toward the situation and condition. This article investigates the digital teaching and learning on Islamic education institutions and their sustainability in the new normal era. The method applied in this article was qualitative content analysis method. The findings are: 1) Digital teaching and Learning is a new transformation organizing teaching and learning management using digital application. Covid-19 pandemic has taken its toll on all aspect of life, including education, particularly in teaching and learning activities. It went on virtually using various platforms; 2) the application of Information and Communication Technology (ICT) includes not only in the teaching and learning, but also in the evaluation; 3) the global pandemic demands Islamic education institutions to up-date the institutional system and to manage as well as control institutional activities; and 4) the future digital teaching and learning on Islamic education institutions cover sustainability of ICT, sustainability of human resource to adapt with the latest situation, and the sustainability of the institutions’ existence
PELATIHAN PEMROGRAMAN KOMPUTER DENGAN PENDEKATAN INOVATIF MELALUI INTEGRASI ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) PADA MAHASISWA SARJANA TERAPAN MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN STIKES MITRA HUSADA KARANGANYAR Trismianto Asmo Sutrisno; Erna Adita Kusumawati
Jurnal Abdi Masyarakat Kita Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Kita
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/asta.v6i1.906

Abstract

Computer programming is one of compulsory courses in the Applied Health Information Management Study Program at STIKes Mitra Husada Karanganyar. The computer programming course consists of Basic Programming and Web Programming. The skills gained from computer programming will greatly support the careers of graduates because medical recorders or coders are required to face an all-electronic work environment, particularly in relation to Electronic Medical Records (EMR). The digital era requires health information management graduates to not only master aspects of health information management itself but also have adequate programming skills. In addition, English language skills, especially in technical contexts (English for Specific Purposes), are crucial for accessing the latest resources, documentation, and trends in the world of global health information technology. This community service activity aimed to improve the computer programming competency of Applied Health Information Management students at STIKes Mitra Husada Karanganyar by using an innovative approach through the integration of English for Specific Purposes (ESP). This issue related to the challenges usually faced by health information management students toward the understanding of complex programming concepts and technical jargon in English. This was due to a lack of mastery of English vocabulary, particularly technical terms related to programming languages and instructions that use English. Computer programming training with an innovative approach through the integration of English for Specific Purposes (ESP) for Applied Health Information Management students at STIKEs Mitra Husada Karanganyar was conducted through several methods, such as lectures, discussions, and practical exercises. This allowed students to directly apply their acquired English language skills (ESP) to computer programming commands.
HUBUNGAN PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN DENGAN PENGGUNAAN AKTUAL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS e-LINK DI PUSKESMAS SLAWE KABUPATEN RENGGALEK Hartini Hartini; Sri Sugiarsi; Erna Adita Kusumawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i1.108

Abstract

Dalam rangka meningkatkan manajemen penyelenggaraan Puskesmas, perlu dukungan Sistem Informasi Puskesmas yang mampu menjamin data dan informasi secara cepat, akurat, terkini, berkelanjutan dan dapat dipertanggung jawabkan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan dengan penggunaan aktual Sistem Informasi Puskesmas di Puskesmas Slawe Kabupaten Trenggalek. Metodologi Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah karyawan yang menggunakan SMPUS e-Link. Data dianalisis dari hasil pengolahan data dengan menggunakan program SPSS versi 26. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel persepsi manfaat berkategori baik (94,1%), variabel persepsi kemudahan penggunaan berkategori baik (90,2%) dan variable penggunaan aktual memiliki kategori baik (72,5%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variabel persepsi manfaat berhubungan dengan penggunaan aktual SIMPUS nilai p = 0.0001 (< 0,05), dan nilia r =0.84. Variabel persepsi kemudahan penggunaan dengan penggunaan aktual SIMPUS memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,0001, Dan nilia r =0.78. Simpulan hasil penelitian responden memberikan persepsi terhadap manfaat SIMPUS e-Link, kemudahan penggunaan SIMPUS e-Link dan penggunaan aktual sebagian besar pada katagori baik. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi manfaat dengan penggunaan aktual SIMPUS e- Link. Ada hubungan yang positif dan kuat antara persepsi manfaat dengan penggunaan aktual SIMPUS e-Link. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan dengan penggunaan aktual SIMPUS e-Link. Ada hubungan yang positif dan kuat antara persepsi kemudahan penggunaan dengan penggunaan aktual SIMPUS e-Link.
HUBUNGAN KELENGKAPAN INFORMASI PENUNJANG CT SCAN DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS CEREBRAL INFARCTION PADA PASIEN BPJS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG UMI KHOLIFAH; ASTRI SRI WARIYANTI; ERNA ADITA KUSUMAWATI
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v3i3.147

Abstract

One of the factors that affects the accuracy of the Cerebral Infarction diagnosis code is the availability of medical information i.e the supporting result completeness of the CT Scan. The study was aimed at determining the relationship between the completeness of CT Scan supporting information and the accuracy of the Cerebral Infarction diagnosis code for BPJS patients at the Temanggung Regional Public Hospital in 2022. This type of research was analytic observational with a cross-sectional approach. The population were 115 medical record documents and that of 89 were taken as the sample by using simple random sampling. Statistical test used was Chi Square by using SPSS. The results of the study: The characteristic of the patient's age was mostly between 45 to 64 years and that of mostly were female. The length of patients’ treatment was mostly between 4 to 6 days and mostly the discharge patients by the the doctor approval. The completeness of CT Scan results was obtained 71 medical record documents which were complete (79.78%) and that of 18 (20.22%) which were incomplete. Coding accuracy resulted in 64 medical record (71.91%) which were accurate and that of 25 documents (28.09%) which were inaccurate. There was a relationship between the supporting information completeness of CT Scan and the accuracy of the Cerebral Infarction diagnosis code.
ANALISIS PERBEDAAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS CONCURENT DENGAN RETROSPECTIVE DI RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF DR R SOEHARSO SURAKARTA RIZKA SIWI MARGIANTI; Astri Sri Wariyanti; Erna Adita Kusumawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i1.170

Abstract

Rekam medis yang lengkap akan memberikan kemudahan bagi penyediaan informasi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kelengkapan rekam medis concurent dengan retrospective. Jenis penelitian yaitu metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan komparatif. Populasi yaitu seluruh rekam medis pasien rawat inap pada bulan Oktober - Desember 2023. Pengambilan sampel dengan rumus Lemeshow dengan jumlah 100 yaitu 50 rekam medis concurrent dan 50 rekam medis retrospective. Teknik pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Persentase kelengkapan rekam medis yang di review secara concurrent yaitu formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) kelengkapannya 34%, formulir Rencana Pelayanan dan Discharge Planing 60%, serta Laporan Operasi sebesar 18%. Persentase Kelengkapan rekam medis yang di review secara retrospective yaitu formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) kelengkapannya 50%, formulir Rencana Pelayanan dan Discharge Planing 80%, serta Laporan Operasi sebesar 32%. Analisis data bivariate dilakukan dengan Uji Mann Whitney U Test dengan hasil analisis perbandingan kelengkapan rekam medis concurent dan retrospective dengan uji statistik p-value yaitu 0,011, sehingga 0,011< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan kelengkapan rekam medis concurent dengan retrospective di RS Ortopedi Prof Dr R Soeharso Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian disarankan sebaiknya pada aplikasi rekam medis saat pengguna menginput data diberi pesan peringatan sebelum proses simpan (validasi) sehingga jika ada poin yang belum terisi tidak bisa disimpan.