Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Implementasi Token Ekonomi Sebagai Strategi Modifikasi Perilaku dalam Meningkatkan Perilaku Belajar pada Anak Usia Dini di TK Muslimat Nu XXXIV Nawa Kartika Jambangan

Selfiati Satangke (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)
Amaldo Firjarahadi Tane (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)
Angie Renata Widiasti (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)
Muhammad Razif (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)
Nurani Marfuah (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)
Sofyan Hadi Alif Abdulloh (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)
Lucy Lidiawati Santioso (Jurusan Psikologi, Universitas Insan Cita)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2026

Abstract

Abstrak Belajar Perilaku yang efektif sangat penting untuk keberhasilan proses pembelajaran pada anak usia dini. Namun, berbagai tantangan perilaku sering muncul, seperti kesulitan mengikuti instruksi, meninggalkan tempat duduk, mudah terdistraksi, dan tantrum, yang semuanya dapat menghambat efektivitas pembelajaran. Token economy adalah strategi modifikasi perilaku yang terbukti efektif untuk meningkatkan perilaku adaptif. Strategi ini melibatkan pemberian token sebagai penguat sekunder yang dapat ditukarkan dengan hadiah setelah anak menunjukkan perilaku yang diinginkan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi token economy sebagai strategi modifikasi perilaku untuk meningkatkan perilaku belajar anak usia dini di TK Muslimat NU XXXIV Nawa Kartika Jambangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama lima hari menggunakan pendekatan deskriptif, dengan melibatkan guru kelas sebagai mitra utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan interpretasi data. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan perilaku belajar pada anak yang menjadi fokus observasi. Peningkatan ini ditandai dengan kepatuhan yang lebih baik terhadap instruksi guru, peningkatan kemampuan untuk tetap berada di tempat duduk, penurunan frekuensi meninggalkan kelas, dan penurunan intensitas perilaku tantrum. Guru dan orang tua memberikan tanggapan positif terhadap penerapan token economy dan menunjukkan kesiapan untuk melanjutkan strategi ini dalam kegiatan belajar di sekolah dan di rumah. Temuan ini konsisten dengan teori operant conditioning yang menyatakan bahwa perilaku yang menerima penguatan positif lebih mungkin untuk muncul kembali (Skinner, 1953). Hal ini juga didukung oleh berbagai penelitian yang melaporkan bahwa token economy efektif dalam meningkatkan perilaku on-task, kepatuhan terhadap aturan kelas, dan motivasi belajar pada anak usia dini (Kazdin, 1977; Cooper et al., 2020). Oleh karena itu, token economy adalah strategi modifikasi perilaku yang sederhana, praktis, dan berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara guru dan orang tua untuk mendukung pembentukan perilaku belajar positif pada anak usia dini. Kata kunci: token economy, modifikasi perilaku, perilaku belajar, anak usia dini, penguatan positif. Abstrak Perilaku belajar yang efektif sangat penting untuk keberhasilan proses pembelajaran pada anak usia dini. Namun, berbagai tantangan perilaku sering muncul, seperti kesulitan mengikuti instruksi, meninggalkan tempat duduk, mudah terdistraksi, dan tantrum, yang semuanya dapat menghambat efektivitas pembelajaran. Token economy adalah strategi modifikasi perilaku yang terbukti efektif untuk meningkatkan perilaku adaptif. Strategi ini melibatkan pemberian token sebagai penguat sekunder yang dapat ditukarkan dengan hadiah setelah anak menunjukkan perilaku yang diinginkan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi token economy sebagai strategi modifikasi perilaku untuk meningkatkan perilaku belajar anak usia dini di TK Muslimat NU XXXIV Nawa Kartika Jambangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama lima hari menggunakan pendekatan deskriptif, dengan melibatkan guru kelas sebagai mitra utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan interpretasi data. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan perilaku belajar pada anak yang menjadi fokus observasi. Peningkatan ini ditandai dengan kepatuhan yang lebih baik terhadap instruksi guru, peningkatan kemampuan untuk tetap berada di tempat duduk, berkurangnya frekuensi meninggalkan kelas, dan menurunnya intensitas perilaku tantrum. Guru dan orang tua memberikan tanggapan positif terhadap penerapan token economy dan menunjukkan kesiapan untuk melanjutkan strategi ini dalam kegiatan belajar di sekolah dan di rumah. Temuan ini konsisten dengan teori operant conditioning yang menyatakan bahwa perilaku yang menerima penguatan positif lebih mungkin untuk muncul kembali (Skinner, 1953). Hal ini juga didukung oleh berbagai penelitian yang melaporkan bahwa token economy efektif dalam meningkatkan perilaku on-task, kepatuhan terhadap aturan kelas, dan motivasi belajar pada anak usia dini (Kazdin, 1977; Cooper et al., 2020). Oleh karena itu, token economy adalah strategi modifikasi perilaku yang sederhana, praktis, dan berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara guru dan orang tua untuk mendukung pembentukan perilaku belajar positif pada anak usia dini. Kata kunci: token economy, modifikasi perilaku, perilaku belajar, anak usia dini, penguatan positif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, ...