Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 8 (2026): Volume 13 Nomor 8

Pengaruh Ekstrak Sawo Manila (Manilkara zapota) Terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Pada Tikus (Strain Wistar) Yang Diinduksi Inflamasi Hepar

Fatima Zahra SR (Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia)
Shulhana Mokhtar (Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia)
Asrini Safitri (Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia)
Aryanti R Bamachry (Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia)
Arina Fathiyyah Arifin (Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2026

Abstract

Penyakit hepar akibat konsumsi alkohol merupakan masalah kesehatan global dengan mortalitas tinggi. Sawo manila (Manilkara zapota) secara tradisional digunakan sebagai hepatoprotektor, namun bukti histopatologis efeknya terhadap kerusakan hepar akibat etanol masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak buah sawo manila terhadap gambaran histopatologi hepar tikus Wistar yang diinduksi etanol, mencakup parameter inflamasi, degenerasi, dan nekrosis. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan eksperimen laboratoris dengan desain post-test only control group pada 20 tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi kelompok sehat, kontrol negatif (etanol + Na-CMC), serta kelompok perlakuan ekstrak sawo manila dosis 300 dan 500 mg/kgBB selama 3 hari. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi. Jaringan hepar dinilai menggunakan skoring Knodell–Klopfleisch termodifikasi pada preparat HE, dan data dianalisis dengan uji Shapiro–Wilk, Kruskal–Wallis, dan Mann–Whitney (α = 0,05). Hasil: Uji fitokimia menunjukkan ekstrak mengandung polifenol, tanin, dan flavonoid. Terdapat perbedaan bermakna derajat inflamasi, degenerasi, dan nekrosis antara kelompok sehat dan kontrol negatif (p0,05). Pemberian ekstrak dosis 500 mg/kgBB menurunkan derajat inflamasi secara signifikan dibandingkan kontrol negatif (p=0,008), namun tidak bermakna pada degenerasi dan nekrosis. Kelompok perlakuan dosis tinggi tidak berbeda signifikan dengan kelompok sehat pada semua parameter (p0,05). Kesimpulan: Ekstrak buah sawo manila dosis 500 mg/kgBB memiliki efek hepatoprotektif dengan menurunkan derajat inflamasi hepar tikus yang diinduksi etanol, menunjukkan potensi sebagai terapi adjuvan penyakit hepar terkait alkohol.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...