Shulhana Mokhtar
Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Islam Terhadap Kepuasan Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Syariah Muhammad Farhan Hadytiaz; Zulfitriani Murfat; Nur Fadhillah Khalid; Nasrudin Andi Mappaware; Shulhana Mokhtar; Nur Isra; Uyuni
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 3 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i3.37

Abstract

Penerapan ajaran Islam atau syariah dalam pelayanan kesehatan didesain untuk memberikan pelayanan bagi pasien muslim sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Standar syariah tentu akan mengedepankan penggunaan produk yang halal, suasana yang Islami, dan pelayanan yang sesuai dengan tujuan Syariah. Penilaian pada kualitas pelayanan rumah sakit merupakan hal penting sebagai acuan dalam pembenahan pelayanan sehingga terciptanya suatu kepuasan dan menciptakan suatu loyalitas dari pasien. Penelitian ini bertujuan mengimplementasi nilai-nilai islam terhadap kepuasan pelayanan kesehatan di rumah sakit syariah. jenis penelitian yang dilakukan adalah literature review atau tinjauan pustaka. studi literature review adalah cara yang dipakai untuk menumpulkan data atau sumber seperti buku, jurnal, internet, dan pustakaan lain. Desain literatur ini menggunakan dengan desain narrative review. Implementasi nilai-nilai islam di rumah sakit syariah diantaranya mengucapkan salam, petugas terlihat ramah, empati terhadap pasien, perhatian dan ikhlas dalam melayani pasien, mengingatkan shalat 5 waktu, kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan dengan standar berbasis syari’ah yaitu cukup baik dengan melakukan pengamalan spiritual dan pengaruh implementasi nilai-nilai dengan kepuasan pelayanan kesehatan di rumah sakit syariah cukup baik dengan prinsip pelayanan meliputi pemasangan hijab bagi pasien, pencegahan ikhtilat/khalwat, Tindakan dilakukan sesuai gender, membaca bismillah dan do’a.
Pengaruh Ekstrak Sawo Manila (Manilkara zapota) Terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Pada Tikus (Strain Wistar) Yang Diinduksi Inflamasi Hepar Fatima Zahra SR; Shulhana Mokhtar; Asrini Safitri; Aryanti R Bamachry; Arina Fathiyyah Arifin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 8 (2026): Volume 13 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i8.24256

Abstract

Penyakit hepar akibat konsumsi alkohol merupakan masalah kesehatan global dengan mortalitas tinggi. Sawo manila (Manilkara zapota) secara tradisional digunakan sebagai hepatoprotektor, namun bukti histopatologis efeknya terhadap kerusakan hepar akibat etanol masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak buah sawo manila terhadap gambaran histopatologi hepar tikus Wistar yang diinduksi etanol, mencakup parameter inflamasi, degenerasi, dan nekrosis. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan eksperimen laboratoris dengan desain post-test only control group pada 20 tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi kelompok sehat, kontrol negatif (etanol + Na-CMC), serta kelompok perlakuan ekstrak sawo manila dosis 300 dan 500 mg/kgBB selama 3 hari. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi. Jaringan hepar dinilai menggunakan skoring Knodell–Klopfleisch termodifikasi pada preparat HE, dan data dianalisis dengan uji Shapiro–Wilk, Kruskal–Wallis, dan Mann–Whitney (α = 0,05). Hasil: Uji fitokimia menunjukkan ekstrak mengandung polifenol, tanin, dan flavonoid. Terdapat perbedaan bermakna derajat inflamasi, degenerasi, dan nekrosis antara kelompok sehat dan kontrol negatif (p0,05). Pemberian ekstrak dosis 500 mg/kgBB menurunkan derajat inflamasi secara signifikan dibandingkan kontrol negatif (p=0,008), namun tidak bermakna pada degenerasi dan nekrosis. Kelompok perlakuan dosis tinggi tidak berbeda signifikan dengan kelompok sehat pada semua parameter (p0,05). Kesimpulan: Ekstrak buah sawo manila dosis 500 mg/kgBB memiliki efek hepatoprotektif dengan menurunkan derajat inflamasi hepar tikus yang diinduksi etanol, menunjukkan potensi sebagai terapi adjuvan penyakit hepar terkait alkohol.