Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sedangkan penerimaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah pasien TB belum optimal. Faktor host dan persepsi berdasarkan Health Belief Model (HBM) diduga memengaruhi penerimaan TPT. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor host dan HBM sebagai determinan penerimaan TPT pada kontak serumah pasien tuberkulosis di Kota Metro Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada 120 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data meliputi uji univariat, bivariat dengan Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan 52,5% responden menerima TPT. Sikap berhubungan dengan penerimaan TPT (p<0,001; OR=8,49; 95%CI=3,71–19,40) dan persepsi berdasarkan HBM berhubungan secara signifikan (p<0,001; OR=14,64; 95%CI=6,03–35,47), sedangkan pekerjaan (p=0,680), pengetahuan (p=0,100), dan komorbid (p=0,342) tidak berhubungan. Analisis multivariat menunjukkan persepsi berdasarkan HBM merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi penerimaan TPT (Adjusted OR=11,784; 95%CI=4,428–31,362; p<0,001). Penguatan edukasi dan konseling berbasis HBM diperlukan untuk meningkatkan penerimaan TPT pada kontak serumah pasien tuberkulosis.
Copyrights © 2026