Pemberitaan hari ini tidak hanya dilakukan oleh pers melainkan juga oleh organisasi melalui media milik sendiri. Namun studi terkait framing berita dalam public relations belum banyak dikaji. Perbandingan bingkai berita public relations antar sekolah islam menarik diulas untuk mengetahui bagaimana cara lembaga Islam membingkai berita untuk tujuan public relations. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan framing berita tema riset antara SD Muhammadiyah 4, SAIM dan Al-Hikmah. Tiga sekolah tersebut dipilih karena memiliki reputasi positif di tengah masyarakat. Tema riset dipilih karena sering dipublikasi yang berarti cukup ditonjolkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis framing Pan Kosicki yakni struktur sintaksis, skrip, tematik, retorik. Sumber datanya adalah berita tema riset pada website ketiga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan melalui struktur sintaksis, skrip, tematik, retorik terlihat ketiga sekolah membingkai peristiwa kemenangan dalam lomba riset sebagai prestasi siswa. Namun SD Muhammadiyah 4 menekankan prestasi sebagai buah dari kerja keras siswa. SD Al-Hikmah menekankan prestasi adalah buah dari keberanian siswa mencoba hal baru. Dan SAIM menekankan bahwa capaian ini adalah lanjutan dari prestasi sebelumnya. Perbedaan bingkai berita menunjukkan bahwa praktisi humas mencoba membangun corporate image yang berbeda dari peristiwa yang sama.
Copyrights © 2026