This study employs a literature review method to summarize, examine, and analyze in depth how the Merdeka Curriculum for Early Childhood Education (PAUD) contributes to the development of tolerance attitudes among young children. This approach involves a systematic review of various research findings and academic publications that discuss the relationship between the implementation of the Merdeka Curriculum in PAUD and the process of fostering tolerant behavior in early childhood. A qualitative approach based on a literature review was used, with sources retrieved through Google Scholar and limited to publications from 2015 to 2025. The reviewed articles include studies on the implementation of the Merdeka Curriculum in PAUD, character education for young children, and various strategies applied to cultivate tolerance values from an early age. The synthesis of the literature indicates that the Merdeka Curriculum for PAUD plays a crucial role in developing tolerance character through child- centered learning, teachers’ autonomy in designing learning plans, and the reinforcement of the Pancasila Student Profile, particularly the dimension of global diversity. The cultivation of tolerance attitudes is reflected in various learning activities, such as daily routines, teachers’ role modeling, cooperative play, project-based learning, and inclusive social interactions that respect diversity. Research findings also reveal that early childhood educators play an important role as facilitators and role models of tolerant behavior for children. This role is supported by a comfortable and supportive learning environment, enabling children to develop tolerance naturally. However, most of the reviewed studies still discuss the Merdeka Curriculum for PAUD and character education separately, indicating that research specifically integrating both aspects in the context of fostering tolerance in early childhood remains limited. ABSTRAK Penelitian ini menerapkan metode kajian pustaka untuk meringkas, mengkaji, dan menganalisis lebih dalam bagaimana Kurikulum Merdeka PAUD berperan dalam membangun sikap toleransi pada anak-anak kecil. Pendekatan ini melibatkan penelitian sistematis terhadap berbagai temuan riset dan tulisan akademis yang membahas hubungan antara penerapan Kurikulum Merdeka PAUD dengan proses membentuk perilaku toleran di kalangan anak usia dini. Kami menggunakan metode kualitatif berbasis literature review, dengan pencarian sumber melalui Google Scholar, terbatas pada publikasi dari tahun 2015 sampai 2025. Artikel yang kami telaah meliputi studi tentang penerapan Kurikulum Merdeka PAUD, pendidikan karakter untuk anak kecil, serta berbagai taktik yang diterapkan untuk menumbuhkan nilai toleransi sejak dini. Sintesis dari literatur menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka PAUD memainkan peran krusial dalam mengembangkan karakter toleransi lewat pembelajaran yang fokus pada anak, kebebasan guru untuk merancang rencana belajar, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila, terutama aspek keberagaman global. Penanaman sikap toleransi ini tercermin dalam berbagai aktivitas belajar, seperti rutinitas harian, contoh perilaku dari guru, permainan bersama, proyek pembelajaran, serta interaksi sosial yang inklusif dan menghormati perbedaan. Temuan riset juga mengungkap bahwa pendidik PAUD berperan penting sebagai pendamping sekaligus panutan perilaku toleran untuk anak-anak. Peran ini didorong oleh suasana belajar yang nyaman dan mendukung, sehingga anak bisa menumbuhkan sikap toleran secara wajar. Meski begitu, sebagian besar studi yang kami tinjau masih membahas Kurikulum Merdeka PAUD dan pendidikan karakter secara terpisah, sehingga penelitian yang khusus menggabungkan keduanya dalam konteks menanamkan toleransi pada anak kecil masih belum banyak.
Copyrights © 2026