Tuberkulosis (TBC) merupakan permasalahan kesehatan global, dengan Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara dengan beban kasus tertinggi di dunia. Di Provinsi Lampung, pengendalian TBC menghadapi tantangan distribusi kasus yang tidak merata dan sistem pemantauan yang belum mampu menyajikan pemetaan tingkat kerawanan wilayah. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan arsitektur backend Sistem Informasi Tuberkulosis berbasis Web-GIS untuk memetakan tingkat kerawanan berdasarkan parameter epidemiologi, sosiodemografi, dan lingkungan. Pengembangan sistem menggunakan metode Agile Development dengan kerangka kerja Scrum. Backend dibangun menggunakan Laravel dan MySQL serta menyediakan layanan Representational State Transfer (REST) API. Validasi dilakukan melalui Black Box Testing, sedangkan pengujian kinerja menggunakan K6. Hasil pengujian menunjukkan seluruh endpoint API berfungsi dengan tingkat keberhasilan 100%, serta server mampu mempertahankan waktu respons yang rendah hingga beban 300 pengguna virtual secara simultan. Arsitektur Web-GIS yang dihasilkan mampu menyajikan pemetaan interaktif sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam mitigasi risiko TBC di tingkat daerah.
Copyrights © 2026