Permasalahan yang dihadapi Kader PKK Desa Banjarparakan adalah ketidaktersediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sehingga sebagian keluarga masih membuang sampah di bantaran sungai. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, dan penyumbatan saluran air. Oleh karenanya, diperlukan pemilahan dan pengolahan sampah dari tingkat rumah tangga. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan sampah dapur serta keterampilan mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 menggunakan metode penyuluhan dan edukasi melalui penyampaian materi pemilahan sampah rumah tangga, diskusi, dan praktik pembuatan POC. Perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pada 30 Kader PKK menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai tata kelola sampah sebesar 61%. Pada pelatihan pembuatan POC, nilai rata-rata peserta meningkat dari 76.9 menjadi 89.6. Peserta juga mampu mengenali fungsi bahan, melakukan pencampuran, mengoperasikan fermentor, memelihara proses fermentasi, dan melakukan pemanenan POC. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik efektif meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Program selanjutnya direkomendasikan untuk memanfaatkan POC pada tanaman pekarangan atau kegiatan budidaya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata sekaligus meningkatkan minat kader untuk penerapan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga di masyarakat secara luas.
Copyrights © 2026