Penggunaan Roblox sebagai ruang kolaborasi virtual pada anak usia dini semakin meningkat, namun kajian mengenai pengalaman anak usia 4-5 tahun dalam perspektif teori sosiokultural Vygotsky masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman anak usia 4-5 tahun dalam menggunakan permainan teamwork Obby pada platform Roblox sebagai ruang kolaborasi virtual berdasarkan perspektif teori sosiokultural Vygotsky. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap dua anak usia 4-5 tahun sebagai partisipan dan dua orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teamwork Obby memfasilitasi interaksi sosial, kolaborasi, penggunaan bahasa sebagai alat berpikir, serta proses scaffolding, Zone of Proximal Development (ZPD), dan internalisasi selama aktivitas bermain. Temuan ini menunjukkan bahwa Roblox berpotensi menjadi ruang kolaborasi virtual yang mendukung proses belajar sosial anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap penerapan teori sosiokultural Vygotsky dalam konteks permainan digital serta menjadi rujukan bagi orang tua dan pendidik dalam memanfaatkan Roblox secara terarah dan didampingi.
Copyrights © 2026