Screen time telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak usia dini seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, namun penggunaannya kerap tidak diimbangi dengan pendampingan orang tua yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara screen time, pola asuh digital orang tua, dan perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menyintesis temuan dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa screen time memiliki hubungan yang kompleks terhadap perkembangan anak: penggunaan berlebihan tanpa pendampingan berkaitan dengan hambatan perkembangan bahasa, konsentrasi, interaksi sosial, regulasi emosi, dan aktivitas fisik, sementara penggunaan yang terbatas dan didampingi secara aktif justru memberikan manfaat edukatif. Pola asuh digital orang tua terbukti menjadi faktor penentu arah dampak tersebut melalui bentuk mediasi instruktif, restriktif, dan menonton bersama, yang efektivitasnya dipengaruhi oleh konsistensi penerapan, kualitas komunikasi orang tua-anak, kondisi psikologis orang tua, dan ketersediaan aktivitas non-digital. Simpulannya, penguatan kapasitas pola asuh digital orang tua serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi kunci untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini di era digital
Copyrights © 2026