Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta

Gerakan Rajumas TB (Rumah Sehat menuju Masyarakat Bebas TBC) dan Skrining Tuberkulosis di Desa Karakan

Anindya Rintha Affindha (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Maharani Ayu Kusumawati (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Tuti Lastri Handayani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Kiky Firda Seviani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Titis Insanurahim (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Retno Mulatsih (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Alfreda Parisya Saputro (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Nesa Mega Wangi Aldzikri (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Aqsyal Vicho Fandiya (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Naufal Alifandy (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Eny Fauzia (Puskesmas Weru Sukoharjo)
Windi Wulandari (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
05 Aug 2024

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dengan gejala seperti batuk yang lebih dari 2 minggu atau lebih yang dapat diikuti dengan keluhan batuk berdahak hingga berdarah, dan sesak nafas. Berdasarkan data dari Puskesmas Weru kasus tuberkulosis di desa Karakan yaitu 48 kasus. Dari hasil Survei Mawas Diri di Kebayanan 3 ditemukan 2 kasus tuberkulosis. Untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030 serta mengakhiri epidemi tuberkulosis pada tahun 2050 terutama di Kabupaten Sukoharjo perlu melibatkan banyak pihak untuk melakukan pencegahan dan pengendalian tuberkulosis salah satunya dengan melakukan gerakan rumah sehat. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan tuberkulosis dan mengubah perilaku masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga kondisi pencahayaan dan kelembapan rumah sebagai salah satu upaya pencegahan tuberkulosis. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan, pemasangan poster dan inspeksi rumah sehat menggunakan metode survei kunjungan rumah dengan mengisi checklist indikator rumah sehat serta pengukuran pencahayaan, suhu, dan kelembapan. Instumen yang digunakan yaitu lembar checklist rumah sehat dan media berupa poster pencegahan tuberkulosis. Sasaran pengabdian ini sebanyak 114 rumah. Hasil inspeksi rumah sehat diketahui bahwa 82 (71,9%) rumah termasuk dalam kategori rumah sehat dengan 72 rumah (63,2%) memiliki pencahayaan sesuai NAB, 59 rumah (51,8%) memiliki kelembapan sesuai NAB, dan 61 rumah (53,5%) memiliki suhu sesuai NAB. Kesimpulan dari 114 rumah sebanyak 72 rumah memenuhi kriteria rumah sehat (63,2%).

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

semnasfik

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah ...