Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta

Model Multikomponen Pencegahan Hipertensi berbasis Komunitas: Integrasi Aktivitas Fisik, Edukasi Nutrisi Rendah Garam, dan Penguatan Akses Deteksi Dini melalui Tensi Corner

Ana Noviana Ramadhan (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Syalwa Fitria Wurandhani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Aini Dzuriyati Salma (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Futikhah Rizqiyani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Assyifa Hasna Jauza (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Fauziah Nurulita Addin (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Lia Ayu Meylani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Mawaliya Najwa Sabrina (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Asti Lathifat (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Siti Halimah Fitriani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Susanti Alfitri Annisa (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Dwi Linna Suswardany (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Sri Utami (Puskesmas Weru)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan tingkat kesadaran rendah di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku pencegahan hipertensi melalui model multikomponen berbasis komunitas. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga komponen utama, yaitu: (1) edukasi kesehatan melalui demonstrasi pembuatan rolade tahu wortel rendah garam, (2) peningkatan aktivitas fisik dengan senam hipertensi bagi lansia, dan (3) penguatan deteksi dini melalui pembentukan Tensi Corner di tingkat RW. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, pada Oktober 2025 dengan melibatkan masyarakat usia ≥30 tahun, lansia, dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 70% peserta memahami pentingnya diet rendah garam, dua Tensi Corner aktif terbentuk di RW 1 dan RW 2, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan tekanan darah dan kegiatan fisik rutin. Selain itu, senam hipertensi terbukti meningkatkan kebugaran dan kesadaran lansia dalam menjaga kestabilan tekanan darah. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pendekatan multikomponen yang melibatkan edukasi, aktivitas fisik, dan deteksi dini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat upaya pencegahan hipertensi berkelanjutan di tingkat komunitas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

semnasfik

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah ...