Futikhah Rizqiyani
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Personal Hygiene Pada Pedagang Makanan di Pasar Kecamatan Kartasura Futikhah Rizqiyani; Denny Saptono Fahrurodzi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24746

Abstract

ABSTRACT Personal hygiene plays a crucial role for food vendors as an effort to maintain the sterility and quality of the food served. Cognitive levels and attitudes influence the behavior of vendors during the food processing stage. The objective of this study was to identify the relationship between knowledge, attitude, and personal hygiene behavior among food vendors at the Kartasura District Market. This observational quantitative study employed a cross-sectional approach with a total sampling technique involving 58 respondents. The research subjects were food vendors in the Kartasura District Market. Data collection was conducted through the distribution of instruments in the form of questionnaires which had been tested for validity and reliability to measure knowledge and attitudes as well as observation sheets to assess personal hygiene behavior. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between knowledge and personal hygiene behavior (p = 0.002), whereas no significant relationship was found between attitude and personal hygiene behavior (p = 0.153). This study reveals that knowledge is significantly associated with the personal hygiene behavior of food vendors, while attitude is not significantly associated. Keywords: Knowledge, Attitude, Personal Hygiene, Food Vendors.  ABSTRAK Personal hygiene memiliki peranan penting bagi pedagang makanan sebagai upaya pemeliharaan kesterilan dan kualitas olahan pangan yang disajikan. Tingkat kognisi dan sikap memengaruhi perilaku pedagang selama proses pengolahan makanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku personal hygiene pada pedagang makanan di Pasar Kecamatan Kartasura. Penelitian kuantitatif observasional ini, menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling sebanyak 58 responden. Klasifikasi penelitian ini adalah pedagang makanan di Pasar Kecamatan Kartasura. Pemerolehan data dalam penelitan ini dilakukan melalui distribusi instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur pengetahuan serta sikap, dan juga lembar observasi untuk menilai perilaku personal hygiene. Pengolahan data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene (p = 0,002) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilakupersonal hygiene (p = 0,153). Penelitian ini mengungkapkan bahwa pengetahuan berhubungan secara signifikan dengan perilaku personal hygiene pedagang makanan, sedangkan sikap tidak berhubungan secara signifikan. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Personal Hygiene, Pedagang Makanan.
Model Multikomponen Pencegahan Hipertensi berbasis Komunitas: Integrasi Aktivitas Fisik, Edukasi Nutrisi Rendah Garam, dan Penguatan Akses Deteksi Dini melalui Tensi Corner Ana Noviana Ramadhan; Syalwa Fitria Wurandhani; Aini Dzuriyati Salma; Futikhah Rizqiyani; Assyifa Hasna Jauza; Fauziah Nurulita Addin; Lia Ayu Meylani; Mawaliya Najwa Sabrina; Asti Lathifat; Siti Halimah Fitriani; Susanti Alfitri Annisa; Dwi Linna Suswardany; Sri Utami
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan tingkat kesadaran rendah di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku pencegahan hipertensi melalui model multikomponen berbasis komunitas. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga komponen utama, yaitu: (1) edukasi kesehatan melalui demonstrasi pembuatan rolade tahu wortel rendah garam, (2) peningkatan aktivitas fisik dengan senam hipertensi bagi lansia, dan (3) penguatan deteksi dini melalui pembentukan Tensi Corner di tingkat RW. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, pada Oktober 2025 dengan melibatkan masyarakat usia ≥30 tahun, lansia, dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 70% peserta memahami pentingnya diet rendah garam, dua Tensi Corner aktif terbentuk di RW 1 dan RW 2, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan tekanan darah dan kegiatan fisik rutin. Selain itu, senam hipertensi terbukti meningkatkan kebugaran dan kesadaran lansia dalam menjaga kestabilan tekanan darah. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pendekatan multikomponen yang melibatkan edukasi, aktivitas fisik, dan deteksi dini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat upaya pencegahan hipertensi berkelanjutan di tingkat komunitas.