Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah kesusastraan Indonesia, termasuk dalam bentuk dan fungsi puisi. Media sosial seperti Instagram kini menjadi ruang baru bagi para penyair muda untuk mengekspresikan gagasan, perasaan, dan estetika puitik secara singkat namun bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk estetika puisi yang berkembang di media sosial dengan menelaah sembilan puisi dari tiga akun Instagram. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis isi terhadap teks puisi. Analisis difokuskan pada empat aspek estetika, yaitu bahasa dan diksi digital, tipografi dan visualisasi, interaktivitas pembaca, serta makna simbolik baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi media sosial mengalami pergeseran estetika dari tradisi liris yang mendalam menuju bentuk yang lebih ringkas, visual, dan partisipatif. Bahasa puisi menjadi lebih sederhana dan komunikatif, tipografi dan tampilan digital menjadi bagian dari struktur makna, sementara interaktivitas pembaca menegaskan dimensi kolaboratif puisi modern. Selain itu, makna simbolik puisi bergeser dari “puisi batin” menuju “puisi performatif-visual” yang menonjolkan pengalaman estetika visual dan emosional. Dengan demikian, puisi media sosial dapat dipahami sebagai bentuk evolusi baru sastra Indonesia yang merepresentasikan transformasi nilai keindahan, cara ekspresi, dan hubungan antara penyair serta pembaca di era digital.
Copyrights © 2026