Persaingan industri perbankan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan yang terstruktur dan efektif. Keberhasilan program pelatihan sangat dipengaruhi oleh penerapan fungsi manajemen, khususnya planning dan organizing, agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan secara terarah dan sesuai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi planning dan organizing dalam meningkatkan efektivitas program pelatihan karyawan Bank BJB di BJB University. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di BJB University dan dokumentasi dokumen pendukung kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pelaksanaan fungsi manajemen dalam program pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi planning diterapkan melalui penyusunan jadwal akademik, perancangan materi pelatihan, dan estimasi biaya program oleh divisi akademik dan divisi kebijakan dan pengembangan program. Fungsi organizing diterapkan melalui pembagian tugas dan wewenang yang jelas di setiap unit kerja, mencakup divisi operasional serta divisi monitoring dan evaluasi. Penerapan kedua fungsi tersebut berkontribusi terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan, koordinasi antarunit yang terstruktur, alokasi dana yang tepat sasaran, serta terlaksananya evaluasi pasca-program sebagai bahan perbaikan berkelanjutan.
Copyrights © 2026