Social loafing merupakan kecenderungan individu untuk mengurangi usaha dan kontribusinya ketika bekerja dalam kelompok. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan perilaku tersebut adalah self esteem, yaitu penilaian individu terhadap nilai dan kemampuan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan social loafing pada mahasiswa di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 110 mahasiswa aktif di Kota Bekasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Self Esteem yang mengacu pada teori Coopersmith (1967) dan skala Social Loafing berdasarkan teori Myers (2012). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self esteem dengan social loafing. Semakin tinggi self esteem yang dimiliki mahasiswa, semakin rendah kecenderungan melakukan social loafing, dan sebaliknya. Temuan ini menunjukkan bahwa self esteem berperan dalam menjelaskan perilaku social loafing, meskipun terdapat faktor lain yang turut memengaruhinya.
Copyrights © 2026