JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Vol 12 No 1 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan

PENGARUH MATERNITY CARE POSTPARTUM PELAYANAN KEBIDANAN TERHADAP PENGGUNAAN KELUARGA BERENCANA PASCA PERSALINAN (KBPP) PADA IBU NIFAS DI BANYUMAS

Kusuma, Inggar Ratna (Unknown)
Riani, Evicenna Naftuhah (Unknown)
Septianawati, Paramita (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2025

Abstract

Cakupan kontrasepsi modern Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) di Indonesia baru mencapai 23%. Capaian tersebut masih rendah dibandingkan target 70% penggunaan KBPP. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi. Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Angka Kematian Ibu 305/100.000 kelahiran hidup. AKI di Indonesia termasuk dalam 3 tertinggi di ASEAN. Salah satu penyebab kematian ibu yaitu kondisi “4 T” terlalu (muda, tua, banyak anak, dekat jarak). Maternity Care Postpartum yang dilakukan oleh bidan pada masa nifas membantu ibu memberdayakan dirinya agar dapat mengambil keputusan penggunaan KBPP. Pendekatan asuhan kebidanan berfokus pada klien (client center care) membantu klien dalam pengambilan keputusan ber KB. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh Maternity Care Postpartum dengan penggunaan kontrasepsi modern KBPP. Metode Penelitian kuantitatif desain kohort retrospektif. Populasi ibu 0-12 bulan postpartum di Banyumas. Subjek penelitian ibu nifas 150 orang. Teknik pengambilan sampel cluster sampling dengan uji regresi logistic Hasil penelitian ini terdapat pengaruh Maternity Care Postpartum (MCP) terhadap penggunaan KBPP pada ibu nifas dengan p < 0.001, MCP KBPP meningkatkan 2.43 x (CI 95 %, 1.51-4.55). Bidan dapat menerapkan MCP untuk meningkatkan cakupan KBPP dan menjadikan hal tersebut bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP). Maternity Care Postpartum (MCP) penting untuk meningkatkan cakupan KBPP sehingga perlu menjadi SOP dalam pelayanan pada masa nifas

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JJUM

Publisher

Subject

Description

JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Pendidikan Kesehatan dan Perilaku, Administrasi ...