Latar Belakang: Sampah rumah tangga menjadi persoalan yang masih sulit dikendalikan, peningkatan volume sampah berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Upaya memperbaiki perilaku pengelolaan sampah dilakukan dengan edukasi pada kelompok usia dini, yang bertujuan memutus rantai perilaku pengelolaan sampah yang salah. Sekolah Sampah Berkarakter (SSB) merupakan inovasi edukasi kesehatan terstruktur melalui intervensi pengetahuan, sikap, skill/keterampilan pada siswa di tiap tahap pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa intervensi edukasi kesehatan SSB berpengaruh terhadap pengetahuan, intensi, dan perilaku pengelolaan sampah pada siswa sekolah dasar.Metode: Penelitian ini merupakan embedded mix-method, dengan metode penelitian kuantitatif lebih dominan. Desain yang digunakan adalah quasi eksperiment pretest and posttest one group design. Sampel sebanyak 68 siswa kelas 4 sekolah dasar. Penelitian kualitatif dilakukan untuk melihat perubahan perilaku, wawancara mendalam dilakukan pada 6 siswa dan 6 orang tua. Analisis data menggunakan dependent t-tes dan data kualitatif dianalisis secara thematic content analysis.Hasil: penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan, intensi, dan perilaku antara sebelum dengan setelah dilakukan intervensi dengan masing-masing p-value=0,001. Analisa kualitatif juga menyimpulkan bahwa terdapat perubahan intensi mendaur ulang sampah, dan perubahan perilaku positif siswa dalam membuang dan memilah sampah di rumah.Kesimpulan: Model edukasi kesehatan SSB terbukti berpengaruh terhadap perubahan pengetahuan, intensi, dan perilaku dalam pengelolaan sampah. Inovasi edukasi kesehatan ini dapat diterapkan pada program kegiatan UKS di sekolah agar edukasi tentang pengeloaan sampah lebih tersrtuktur. Penelitian selanjutnya dapat melihat efektivitas model edukasi kesehatan SSB ini di komunitas.Kata kunci: edukasi kesehatan, siswa, pengelolaan sampah
Copyrights © 2024