Program Keluarga Berencana adalah kebijakan nasional untuk mengendalikan pertumbuhan. Tidak menggunakan kontrasepsi dapat meningkatkan kehamilan yang berdampak negatif pada kesehatan. Kehamilan berisiko tinggi terjadi pada ibu yang berusia muda, tua, atau berjarak dekat, yang membahayakan kesehatan dan meningkatkan komplikasi. Kondisi ini juga memicu terjadinya malnutrisi atau stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Pengukuran variabel dilakukan dengan kuesioner. Penelitian dilakukan di Kecamatan Bakongan Timur. Populasi penelitian menggunakan rumus Uji Hipotesis beda proporsi dari Lemeshow sebanyak 80 wanita pasangan usia subur. Jenis uji statistik yang digunakan Chi-Square. Hasil analisis univariat variabel pengetahuan p-value 0,000 (<0,05), variabel dukungan suami p-value 0,002 (<0,05), dan variabel fasilitas pelayanan KB p-value 0,000 (<0,05). Diperlukan peningkatan seperti pemberian KIE oleh kader kepada PUS, dukungan suami, dan ketersediaan alat kontrasepsi yang lengkap.
Copyrights © 2025