ABSTRAK Tuntutan global terhadap mutu pendidikan tinggi mendorong institusi untuk menerapkan sistem manajemen mutu yang terstandar dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015, ISO 21001:2018, dan Total Quality Management (TQM) dalam pengelolaan kampus IAIN Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institusi telah mengintegrasikan prinsip orientasi pelanggan dengan menempatkan mahasiswa sebagai pusat ekosistem kurikulum serta menerapkan model kepemimpinan kolektif-kolegial. Dalam perspektif TQM, keterlibatan civitas akademika dan evaluasi berkelanjutan melalui Audit Mutu Internal mencerminkan berkembangnya budaya mutu partisipatif. IAIN Pontianak juga menunjukkan capaian pada aspek aksesibilitas melalui kebijakan afirmatif beasiswa serta penguatan etika akademik. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan operasional berupa hambatan komunikasi di birokrasi menengah yang memicu fenomena bypass layanan, serta kendala anggaran dan transformasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ISO dan TQM telah mengarah pada pembentukan budaya mutu berbasis sistem, namun memerlukan penguatan manajerial menengah dan konsistensi perbaikan berkelanjutan agar implementasi berjalan efektif Kata Kunci: ISO 9001:2015, ISO 21001:2018, Total Quality Management
Copyrights © 2026